Truk Sampah Pemprov DKI Terlibat Tabrakan Beruntun, Korban Sudah Lapor CRM Jakarta Namun Belum Ada Kejelasan

Berita185 Views

INFOKEMAYORAN.ID , BEKASI — Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk sampah milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan dua kendaraan warga terjadi pada akhir Januari 2026. Insiden tersebut menyebabkan tabrakan beruntun dan menimbulkan kerugian material bagi para korban. Meski telah dilaporkan ke CRM Jakarta , hingga kini korban mengaku belum mendapatkan penyelesaian kejelasan .

Peristiwa ini terjadi pada Senin, 26 Januari 2026 sekitar pukul 06.40 WIB , di U-Turn Jalan I Gusti Ngurah Rai, Bekasi Barat . Salah satu korban menjelaskan kronologi kejadian saat menghubungi tim info.kemayoran.

Menurut keterangan korban, saat itu mobilnya sedang berhenti menunggu giliran untuk memutar balik ke arah pulang . Korban menyebut posisi kendaraannya sudah sebagian masuk jalur putar balik.

“Mobil gue lagi nunggu giliran buat puter balik arah pulang. Pas nunggu, ada mobil Terios dari arah Kranji mau ke Stasiun Cakung, kecepatannya sekitar 40–50 km/jam. Mobil gue udah berhenti, gue biarin Terios lewat dulu,” ujar korban.

Namun, posisi mobil korban saat itu seperempat bagian depan sudah masuk area putaran , sementara bagian belakang kendaraan masih sedikit berada di jalur utama .

“Kepala mobil gue udah seperempat di puteran balik, buntut masih rada di jalur. Tiba-tiba truk sampah nyosor ke mobil gue. Gua nggak tahu itu rem blong atau nggak sempat ngerem,” lanjutnya.

Akibatnya, mobil korban terdorong ke depan hingga menabrak mobil Daihatsu Terios , sehingga terjadi tabrakan beruntun.

Kerusakan Kendaraan Cukup Parah

Benturan tersebut menyebabkan mobil Terios mengalami kerusakan di bagian depan , termasuk airbag depan mengembang dan kaca depan pecah . Sementara mobil korban mengalami kerusakan pada bagian belakang , dan kendaraan lain yang terlibat juga mengalami kerusakan yang cukup signifikan.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini mengakibatkan kerugian materi serta trauma bagi pengendara yang terlibat.

Kondisi Truk Sampah Jadi Sorotan

Korban juga menggambarkan kondisi sampah truk yang terjadi dalam kecelakaan tersebut. Saat kejadian, pengemudi truk disebut tidak dapat menunjukkan SIM , sementara STNK kendaraan diketahui sudah tidak aktif . Pengemudi truk mengaku kecelakaan terjadi karena kendala pengereman.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius terkait kelayakan operasional armada pemerintah yang masih beroperasi di jalan raya.

Sudah Lapor CRM Jakarta, Belum Ada Kejelasan

Pasca kejadian, korban telah berusaha menyelesaikan permasalahan melalui jalur mediasi dan melaporkan kejadian tersebut ke CRM Jakarta . Namun hingga saat ini, korban mengaku sudah beberapa kali melapor dan hanya menerima jawaban normatif tanpa kejelasan mengenai tanggung jawab perbaikan kendaraan maupun ganti rugi .

Harapan Korban

Korban berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan instansi terkait dapat memberikan kejelasan dan tanggung jawab , mengingat kendaraan yang terlibat merupakan armada milik pemerintah. Selain penyelesaian kerugian, korban juga meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap armada truk sampah demi keselamatan pengguna jalan.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena mencakup keselamatan lalu lintas, akuntabilitas kendaraan dinas , serta perlindungan warga di ruang publik .