Jakarta, 22 September 2025 – Asosiasi Media Homeless Indonesia (AMHI) menggelar pertemuan penting untuk membahas rencana pembentukan organisasi media sosial Homeless di wilayah Jabodetabek. Agenda ini menjadi langkah strategis AMHI dalam memperkuat peran media berbasis komunitas serta mendorong terciptanya ekosistem informasi yang lebih sehat, inklusif, dan berkelanjutan di ruang digital.
Komitmen AMHI Perkuat Media Sosial Komunitas
Dalam pertemuan tersebut, AMHI menegaskan bahwa pembentukan organisasi media sosial Homeless bukan sekadar wadah komunikasi. Lebih jauh, organisasi ini diharapkan dapat menjadi ruang yang mendorong peningkatan literasi digital, mengedepankan etika jurnalistik di media sosial, memberikan payung hukum bagi pelaku media komunitas, sekaligus memperluas partisipasi masyarakat dalam penyebaran informasi yang bermanfaat.
Perwakilan Pengurus AMHI, Atma Dirgantara, menyampaikan bahwa media sosial kini sudah menjadi salah satu medium utama masyarakat untuk mendapatkan informasi. Namun, di sisi lain, tantangan besar juga hadir, terutama terkait penyebaran hoaks, ujaran kebencian, hingga penyalahgunaan ruang digital.
“Organisasi ini diharapkan mampu menjadi jembatan yang menyeimbangkan kebebasan berekspresi dengan tanggung jawab sosial,” ujar Atma, Senin (22/9).
Organisasi Media Sosial Homeless untuk Literasi Digital
AMHI menilai, hadirnya organisasi media sosial Homeless di Jabodetabek sangat penting untuk memberikan arah baru bagi komunitas media digital. Dengan wadah ini, para pelaku media komunitas bisa mendapatkan pembinaan, pelatihan literasi digital, serta perlindungan hukum dalam menjalankan aktivitas jurnalistik berbasis media sosial.
Selain itu, organisasi ini juga akan mengutamakan prinsip keberagaman dan inklusivitas, sehingga setiap komunitas yang tergabung bisa saling mendukung dan berkolaborasi. AMHI berharap keberadaan wadah ini dapat memperkuat peran media komunitas sebagai pilar informasi alternatif di tengah dominasi media arus utama.
Audiensi dengan DPR, Komidigi, dan Dewan Pers
Sebagai bagian dari langkah awal, AMHI berencana melakukan audiensi dengan sejumlah pemangku kepentingan strategis. Beberapa lembaga yang akan dijajaki kerja sama antara lain:
Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), untuk menyampaikan aspirasi serta menjajaki dukungan regulasi yang relevan dengan perkembangan media sosial berbasis komunitas.
Komisi Digital dan Informasi (Komidigi), guna membahas peluang sinergi dalam penguatan literasi digital masyarakat.
Dewan Pers, untuk memastikan arah organisasi sejalan dengan prinsip kebebasan pers dan tanggung jawab jurnalistik.
Dengan langkah ini, AMHI berharap organisasi media sosial Homeless mendapat pengakuan resmi sekaligus dukungan kebijakan yang dapat memperkuat keberlanjutannya.
Harapan AMHI untuk Ekosistem Media yang Sehat
AMHI optimistis bahwa pembentukan organisasi media sosial Homeless akan memperkuat kolaborasi antara komunitas media, masyarakat, dan pemerintah. Tujuan akhirnya adalah menciptakan iklim komunikasi yang sehat, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan ruang digital.
“Langkah awal kita akan buat organisasi ini di wilayah Jabodetabek, dan ke depan akan berencana membentuk perwakilan di masing-masing provinsi,” ungkap Atma.
Dengan jaringan yang lebih luas, AMHI berharap organisasi ini mampu menjadi motor penggerak literasi digital sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas, khususnya dalam menghadapi tantangan era informasi yang serba cepat.
Tentang AMHI
Asosiasi Media Homeless Indonesia (AMHI) merupakan wadah bagi para pelaku media komunitas dan media sosial yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat marjinal, penyebaran informasi berimbang, serta penguatan literasi digital di Indonesia.
AMHI berdiri dengan visi menciptakan ekosistem media alternatif yang inklusif, partisipatif, dan berlandaskan etika jurnalistik. Melalui berbagai program dan kolaborasi, AMHI terus mendorong lahirnya generasi baru media sosial yang tidak hanya informatif, tetapi juga bertanggung jawab.
—
📌 Informasi Kontak Media
Aman Darmawan
WA: +62 852-1922-2925
Email: dharmawanaman@gmail.com
